Bagaimana memilih kopi susu: cappuccino, mochaccino, atau latte?

Meminum kopi tak bisa dipungkiri menjadi kebiasaan yang rutin kita lakukan. Entah itu kopi tubruk, kopi sachet, atau mungkin kopi giling sendiri. Cara menikmati kopi memang berbeda-beda. Ada yang diminum tanpa gula, ada juga yang dicampur susu. Ya, kopi susu, sebuah alibi orang dewasa dalam menikmati susu.

Perpaduan kopi dengan susu, asli Indonesia, mungkin ya cuma kopi susu istilahnya. Namun di negeri Italia konon, komposisi perpaduan kopi dengan susu memiliki nama tersendiri. Ada cappucino, moccacino, ataupun latte. Apakah perbedaan dari ketiga kopi tersebut? Bagaimana cara memilih kopi susu yang sesuai dengan lidah kita?

Sebelum mengenal komposisi ketiga nama minuman di atas. Terlebih dahulu kita perlu mengenal Espresso. Apa itu?

Espresso

Kopi pekat yang dibuat dari seduhan dengan menuangkan air yang sangat panas. Rasa pahit yang pekat di tenggorokan. Biasanya hanya penikmat kopi sejati yang gemar menyeruput espresso. Oleh karena kemurnian seduhan, kopi ini biasanya dikonsumsi dalam jumlah sedikit. Dan biasanya merupakan varian termurah di kafe kesayangan anda.

Kopi ini merupakan bahan dasar pembuatan cappucino, moccacino, maupun latte.

kopi-espresso
Espresso

Cappucino

Paduan antara kopi dengan susu yang paling sederhana. Terdiri dari sepertiga espresso, sepertiga susu panas, dan sepertiga susu kocok (whip cream). Oleh karena campurannya, minuman ini terasa lebih ringan dibandingkan espresso. Rasa pahit kopinya masih cukup terasa di lidah. Cocok untuk disanding dengan cemilan manis bak gedhang goreng.

kopi-capuccino
Cappucino

Latte

Cukup sulit membedakan antara cappucino dengan latte. Bahan dasar keduanya cukup serupa. Yang membedakan hanyalah komposisinya. Latte terdiri dari 3/4 susu dan seperempat espresso. Nah bisa dibayangkan kan bedanya. Rasa kopi pada latte cenderung tertutupi oleh susu. Kopi terasa sangat ringan. Kopi ini cocok untuk menemani saat ngemil kalian. Terutama makanan ringan yang cenderung gurih. Misalnya ubi atau kimpul.

kopi-latte
Latte

Moccacino

Nah, kalau yang ini beda lagi. Walaupun bahan dasar tetap mengandung kopi dan susu, namun ada bahan tambahan. Yaitu coklat. Yap, paduan kopi, susu, dan coklat akan menciptakan rasa baru yang kita sebut mocca. Campurannya adalah espresso, susu, coklat, dan susu kocok, masing-masing seperempat bagian. Kopi ini sangat cocok untuk menemani cemilan asin. Seperti bakwan atau mendoan misalnya.

kopi-moccacino
Moccacino

Untuk lebih detilnya bisa kalian lihat di video berikut.

Sudah tau kan sekarang bedanya? Giliran kalian mencicipi di kafe atau warung kesayangan kalian. Jangan lupa bawa gorengan. Karena segala hal berawalan fried- pasti lebih mahal daripada akhiran -goreng. Kalau saya cukup kopi sasetan. Kopi panas rasa adem.

Selamat menyeruput.

Nanda Widyatama

Seorang web developer. Gemar diajak kuliner. Suka fotografi. Sering ngedit sana ngedit sini. Suami yang siaga.