Kuliner Bavarian di Frankwurst Jogja Kotabaru

Beberapa waktu lalu saya bersama istri ingin mencoba citarasa bavarian. Gara-gara dipingin-pingini sama si tante dan om tuh. Jadilah kami meluncur ke arah Kotabaru untuk mencoba masakan di Frankwurst Bavarian Sausage. Dimana lokasi resto Frankwurst Jogja ini? Gampang. Kalau yang udah sering di Jogja pasti tahu Toko Buku Gramedia kan? Nah restoran ini terletak di sebelah selatan Gramedia. Jadi lampu merah Gramedia ke selatan, kemudian ambil gang pertama ke barat. Resto yang menyediakan sosis sebagai menu utama ini berada di selatan jalan. Lalu bagaimana rasa? Berapa harganya? Sabar, berikut ini review dari pengalaman saya.

Lokasi dan tempat Frankwurst Jogja

Suasana yang ingin ditonjolkan oleh resto ini menyerupai rumah-rumah di dataran Jerman. Sederhana dan terkesan klasik. Jika jenengan pernah ke Kopi Oey, ya sebelas duabelas lah dengan di sana. Parkirannya cukup untuk beberapa mobil saja karena minimnya lahan. Sesampai di dalam, terdapat meja dan kursi/sofa yang sengaja ditata tidak homogen. Jadi tinggal pilih serasa bertamu di rumah orang.

 

Menu Frankwurst

Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai hidangan pembuka, menu utama, hingga desert yang sepertinya cukup lezat. Sajian spesial dan utama tentu saja sosis (sausage) yang terpapar dalam berbagai jenis rasa dan masakan. Kebetulan pada susunan menu, terdapat badge jempol untuk menu-menu favorit. Segera saja kami memesan menu-menu yang bertanda jempol tersebut. Istri saya memesan Sausage Beef Cheese (55k) dan dia memesankan saya Australian Beef Rib Eye Steak (125k) kesukaan saya. Penasaran aja sih steak impor di sini rasanya kayak apa sih. Selain itu kami memesan Nachos, Mojito Shirley Temple (18k) dan Infused Water Lemon Lime Orange (16.5k).

Nyam

Nachos
Nachos

Nachos pun datang sebagai snack pembuka, rasa yang ditawarkan cukup enak, ringan, gurih dan asin dipadu dengan saus bolognaise. Sosis keju pesanan istri pun tak kalah enak, malah menurut saya menu paling enak malam itu. Dengan didampingi condiment serta saus creamy, sosis yang dibalut kulit tipis ini sangat memanjakan lidah.

franckwurst_beef_sausage_20151012
Beef Sausage Creamy Cheese

Hal ini cukup mengurangi kekecewaan saya terhadap rib eye steak yang saya pesan. Tingkat kematangan medium sedikit terlalu matang menurut saya, yah karena saya suka yang masih agak alot sih.

franckwurst_sirloin_steak_20151012
Australian Beef Rib Eye Steak

 

Dipadu dengan saus blackpepper, rasa steak ini sangat dominan asin. Doh, sepertinya saya sial hari itu. Namun rasa asin dan kecewa terhadap steak tersebut sedikit berangsur pudar saat meminum mojito milik istri. Sayang (untuk kedua kalinya) minuman saya terasa hambar. Infused waternya serasa kurang lama didiamkan, serasa bagaikan buah segar dipotong dan dicampur dengan air es. Uh saya benar-benar kurang beruntung malam itu.

franckwurst_mojito_20151012

 

Nanda Widyatama

Seorang web developer. Gemar diajak kuliner. Suka fotografi. Sering ngedit sana ngedit sini. Suami yang siaga.